Forum Farmasi UNEJ

Forum Komunikasi Civitas Akademika PS. Farmasi UNEJ
 
IndeksIndeks  PortailPortail  CalendarCalendar  GalleryGallery  FAQFAQ  PencarianPencarian  PendaftaranPendaftaran  AnggotaAnggota  GroupGroup  Login  

Share | 
 

 Jahe & kesehatan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
GokiL
Senior Member
Senior Member


Male
Jumlah posting : 78
Age : 30
Hobby : Cari cewek buat dijadiin pacar
Registration date : 05.05.07

PostSubyek: Jahe & kesehatan   Fri Jul 13, 2007 9:17 am

Pangan Fungsional, Jahe dan Kesehatan

Arief Budi Setyawan - 6 Jul 2007 09:50, www.beritabumi.or.id

Sudah saatnya kita merubah filosofi makan. Tujuan makan tidak hanya sekedar mengenyangkan perut, tetapi lebih utama untuk mencapai tingkat kesehatan dan kebugaran yang optimal.

Hal ini dipengaruhi oleh hasil-hasil riset mutakhir tentang khasiat berbagai komponen bahan pangan yang kemudian menjadi fungsi ketiga dari makanan. Makanan yang mempunyai tiga fungsi, yaitu memenuhi kebutuhan gizi, mempunyai citarasa dan penampilan menarik, serta mempunyai efek fisiologi yang menguntungkan bagi tubuh, dikenal dengan pangan fungsional.

Jepang merupakan negara pelopor dalam riset dan industri produk-produk pangan fungsional sejak tiga dasawarsa yang lalu. Di Indonesia, konsep pangan fungsional baru populer dalam 10 tahun terakhir ini. Namun, sesungguhnya banyak makanan tradisional yang memenuhi persyaratan sebagai pangan fungsional.

Berbagai jenis minuman nusantara yang dapat digolongkan sebagai pangan fungsional antara lain wedang jahe, wedang secang, wedang jeruk, beras kencur, kunyit asam, bir temulawak, bir plethok, ronde, sekoteng, bandrek, serbat dan dadih. Khasiat minuman tradisional antara lain, dapat menghangatkan tubuh, mencegah masuk angin, batuk, influenza, reumatik, meningkatkan stamina tubuh, melancarkan pencernaan dan anti diare.

Namun dalam pengembangan minuman tradisional memiliki kendala, di antaranya sifat inferior, keterbatasan pengetahuan dan teknologi, serta prasarana dan promosi. Oleh sebab itu perlu upaya untuk mengembangkan minuman tradisional sebagai pangan fungsional agar disukai konsumen dan dapat disejajarkan dengan minuman impor yang sekarang marak di negeri ini.

Jahe

Jahe (Zingiber officonale rocs) misalnya, selain popular sebagi bumbu masak, jahe juga bermanfaat untuk kesehatan. Fakta terbaru dari jahe adalah mampu meredakan nyeri lambung dan memulihkan radang sendi.

Jahe diperoleh dari rimpang umbi semu tanaman berumpun yang hidup semusim. Konon si pedas ini pertama kali ditemukan oleh Marcopolo. Sumber lain menyebutkan jahe berasal dari daratan Asia dan sudah dimanfaatkan oleh bangsa Cina dan India sejak 5000 tahun yang lalu.

Manfaat jahe untuk kesehatan memang tidak diragukan lagi. Beragam penelitian ilmiah telah dilakukan, hasilnya sungguh mengagumkan. Umbi jahe terbukti berkhasiat sebagai karminativum atau dapat merangsang keluarnya gas dari perut sehingga mampu mengobati masuk angin. Sifatnya yang menghangatkan tubuh juga dipercaya mengurangi rasa mual, batuk dan gejala flu ringan.

Penelitian lain menyebutkan, kandungan enzim protease dan lipase yang terkandung dalam jahe berfungsi memecah protein dan lemak. Enzim inilah yang membantu mencerna dan menyerap makanan sehingga meningkatkan napsu makan.

Jahe juga melindungi sistem pencernaan dengan menurunkan keasaman lambung. Senyawa aseton dan methanol pada jahe juga mampu menghambat terjadinya iritasi pada saluran pencernaan. Manfaatnya, nyeri lambung bisa dikurangi dengan mengkonsumsi jahe. Peradangan pada arthritis/radang sendi juga bisa ditanggulangi dengan banyak mengkonsumsi jahe karena jahe menghambat produksi prostaglandin, hormon dalam tubuh yang dapat memicu peradangan.

Rajin mengkonsumsi jahe juga merangsang pelepasan hormon adrenalin yang dapat memperlebar pembuluh darah sehingga tubuh menjadi hangat, darah mengalir lebih lancar dan tekanan darah menurun. Sedangkan senyawa cineole dan arginine yang terkandung dalam rimpang jahe mampu mengatasi ejakulasi permatur. Senyawa ini juga merangsang ereksi, mencegah kemandulan dan memperkuat daya tahan sperma. Tak salah jika orang pun menjulukinya sebagai aphrodisiac food atau makanan pendongkrak gairah seksual, istimewa bukan?

Tentu saja masih banyak jenis-jenis yang bisa digolongkan dalam kategori pangan fungsional yang dapat kita gali dari bumi kita tercinta.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 
Jahe & kesehatan
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Forum Farmasi UNEJ :: DISKUSI :: Kesehatan :: Obat & Jamu-
Navigasi: